18 Okt 2010

Perfect Melancholy (part III)

Indigo dan Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), Perfect melancholy dan autis      
Jadi beberapa teori dan buku-buku psikologi tentang sifat dasar manusia telah menempatkan saya kepada keperibadian Melankolis sempurna (perfect melancholy) __part I__. Kemudian sifat melankolis ini membawa saya pada sebutan Indigo dan posesif __part II__ sekali lagi saya tekankan kalaupun sekarang saya mengakui keindigoan yang selama ini saya tentang habis-habisan itu bukan karena saya benar-benar mempunyai kemampuan gaib atau mampu berbicara puluhan bahasa tanpa belajar. Karena orang-orang selama ini salah kira soal indigo. Indigo itu lebih condong digunakan dalam perilaku (bukan indera ke enam )  dan istilah indigo sebenarnya tidak dikenal di dalam dunia psikologi. Lalu psikolog menyebutnya apa? mreka meneliti kebanyakkan anak indigo hanya mengalami  ADHD ini, tapi tetap mengalami pertentangan dengan penganut teori indigo.  humm.. apa sebenarnya ADHD ini?

ADHD berawal dari hasil penelitian Prof. George F. Still, seorang dokter Inggris pada tahun 1902. ADHD ( Attention Deficit Hyperactivity Disorder ) adalah salah satu kondisi neurologis yang melibatkan gangguan pada proses memusatkan perhatian dan perilaku hiperaktivitas dan impulsivitas. Sederhananya ADHD itu seperti gangguan kekurangan perhatian/gangguan hiperaktif dan kekurangan perhatian.  huahhh... ini sudah disebut kelainan ( penyakit ) bahkan beberapa orang menyamakan ADHD dengan Autis (HFA) hahhaha.. saya jadi teringat disitus-situs tertentu banyak sekali seorang perfect melancholy mengerutu karena semua orang menyebutnya seperti odang Autis, ada lagi yang menyebutkan ADHD lebih cenderung kepada Asperger ( AS ) tetapi sampai sekarang masih ada perdebatan apakah HFA = AS ( huff..... saya tidak menyukai bagian ini ) saya yang tidak terlalu mengerti soal itu hanya bisa berkata :
Apa ini karena ilmu dokter di dunia yang terbatas? Atau memang ilmu tentang syaraf manusia ini sangat luas?
ADHD sendiri sudah terbagi menjadi 3 jenis sampai sekarang..

lalu apa sih sebenarnya ciri-ciri ADHD *komat - kamit baca mantra semoga tidak ada satupun ciri-cirinya ada padaku * :
1. Selalu bergerak, dan gerakan-gerakannya tidak beraturan, tidak terkontol serta tanpa sebab yang jelas.
  hooooo?? saya tidak seperti itu maksudku anak indigopun tidak seperti itu, mereka cenderung lebih tenang daripada anak-anak lain. dari semua ciri indigo yang saya baca tidak ada yang menyebutkan indigo adalah anak yang selalu bergerak kecuali  buku The Indigo Children, Doreen Virtue, Ph.D yang menyebutkan salah satu ciri indigo adalah  Tidak bisa diam kecuali mereka menyatu dalam sesuatu hal yang sesuai dengan minatnya. Itu tentu saja berbeda dengan penderita ADHD.
2. Sering lupa terhadap segala hal, disebabkan kekurangmampuan untuk berkonsentrasi sehingga hal tersebut kurang pula diperhatikannya.
ahaha...saya selalu melakukan sesuatu dengan terjadwal. jarang sekali saya melakukan kekonyolan karena lupa. memang saya pernah lupa tapi tidak terhadap segala hal seperti yang ditulis itu. Pelupa itu hanya milik Sanguinis bukan perfect melancholy.
3. ADHD mempunyai ketidakmampuan belajar dan sekitar 80% mempunyai masalah akademis.
ckckckk..... tidak perlu dijelaskan lagi ini benar-benar salah kaprah.
4. anak-anak dengan ADHD sering mengalami isolasi sosial sehingga harga dirinya cenderung rendah.
Anak indigo memang mengalami isolasi sosial tapi karena pembicarannya memang jauh melampaui anak-anak sebayanya, sehingga mereka biasanya tidak mau bermain bersama anak-anak sebayanya sedangkan ADHD Isolasi sosial dapat muncul karena anak-anak yang hiperaktif terkadang cenderung agresif dan kurang dapat mengikuti aturan atau menunggu giliran.
dan ada beberapa ciri lain yang tidak saya tuliskan disini tapi intinya ADHD adalah anak yang hiperaktif saya dapat pastikan sikap - sikap yang mereka maksud tidak mengarah keindigo seperti Kecerobohan dalam hubungan sosial, melakukan sesuatu tanpa dipikir terlebih dahulu, Kerjanya mungkin berantakan, dengan kesalahan serampangan dan ketiadaan pemikiran yang dipertimbangkan dll. (flughh..jelas-jelas ini tidak pernah kualami )

apalagi autis kalaupun ada beberapa kesamaan indigo dengan autis jelas sekali penderita autis memang tidak mempunyai kemampuan untuk itu sedangkan perfect melancholy dan indigo mempunyai kemampuan tapi mempunyai pemikiran yang berbeda jadi menolak melakukan hal-hal demikian. kesamaan lainnya kebiasaan berbicara sendiri yang ditafsirkan kalau ia sedang bicara dengan makhluk ghaib. Kondisi ini sepintas mirip dengan anak autis yang kadang bicara sendiri. Namun kalau anak indigo omongannya terarah, sementara anak autis tidak terarah dan cenderung ngaco.

berikut beberapa fakta yang saya rangkum dari beberaapa pernyataan dan berita-berita tentang indigo yang mungkin bisa mematahkan pernyataan yang menyamakan anak indigo dengan penderita ADHD:
Ada anak indigo yang dianggap autis, ADHD (Attention-Deficit Hyperatictve Disorder) maupun ADD (Attention Deficit Disorder). Padahal tanda-tandanya berbeda. Kekeliruan semacam ini juga terjadi di AS, karena banyak ahli menganggap anak-anak itu menderita ”gangguan” yang harus dihilangkan.  Sebagian kalangan medis menyatakan bahwa anak indigo mengalami kerusakan pada bagian otaknya. Namun indigo bukan penyakit. Badan Kesehatan Dunia (WHO),  bahkan tidak mencantumkan indigo dalam international classification of diseases. Lantaran indigo bukan penyakit tak perlu dilakukan terapi untuk menyembuhkan anak indigo.

kalaupun dikemudian hari ada persepsi seperti ini :  "Sepertinya Anak indigo hanya sebagai pembelaan diri orang tua yang tidak bisa menerima bahwa anaknya memiliki kelainan secara psikologis." <=== hanya orang yang tak pernah mengalami yang bicara seperti ini.

"kalau hanya ciri-ciri seperti itu banyak sekali orang indigo" <=== benar memang  banyak orang indigo seperti banyaknya seorang mempunyai keperibadian melankolis sempurna. tapi tidak semua orang kan?

Terakhir saya katakan memang tidak salah kita berpendapat, tidak salah menertawakan sebuah teori tapi, kepercayaan adalah kebebasan kita sebagai manusia, kepercayaan adalah hak.

4 Sep 2010

apakah anda sanguinis??

wahh.. sebenarnya saya niat bikin blog gak sih? XDD tapi pembaca postingan-postingan sebelumnya Terima kasih. kali ini saya tidak akan membahas tentang keperibadian pemilik blog ini. ahaha.... saya pikir ada baiknya keempat sifat dasar manusia kita bahas disini. Kali ini saya mencoba mengumpulkan tentang  Golongan Sanguinis, "Yang Populer"


Nah, kenapa sanguinis yang populer?

Ciri utama : Ekstrovert – suka bicara – optimis

Orang sanguinis adalah orang yang populer ( ingin populer ) Suka cerita, mereka senang sekali bicara tanpa bisa dihentikan dan selalu menjadi pusat perhatian dari orang-orang di sekitarnya. Orang sanguinis gampang bergaul dan mudah berteman. Hidupnya penuh dengan bunga warna-warni ( sifat ini benar-benar bertolak belakang dengan kami yang melankolis, bahkan kami melihat sanguinis tampak seperti orang bodoh atau justru bisa saja kami menatap iri akan kepopuleran si sanguinis). Gejolak emosinya bergelombang dan transparan. Pada suatu saat ia berteriak kegirangan dan beberapa, dan beberapa saat kemudian ia bisa jadi menangis tersedu-sedu.

Orang-orang sanguinis ini sedikit agak pelupa, sulit berkonsentrasi, cenderung berpikir `pendek', dan hidupnya serba tak beratur. Kemungkinan besar ia pun kurang mampu berdisiplin dengan waktu, sering lupa pada janji apalagi bikin planning/rencana.suatu saat jika anda menemukan meja teman anda agak berantakkan,kurang mampu berdisiplin dengan waktu, sering lupa dengan janji apalagi punya planning/rencana, tapi ketika diberi tugas ia dengan mudah menjawab "iya" dan terlihat seperti betul-betul akan dilakukan tamabahan lagi ia  banyak bicara  bisa jadi dia adalah sanguinis.
Untuk memastikan bahwa anda sanguinis atau bukan coba ada jawab pernyataan tentang cidi bawah ini  dengan jawaban benar dan tidak (sesuaikan dengan diri anda rasakan dan alami )
  • Suka bicara:
  • Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstratif:
  • Antusias dan ekspresif:
  • Ceria dan penuh rasa ingin tahu: 
  • Hidup di masa sekarang:
  • Mudah berubah (banyak kegiatan/keinginan):
  • Berhati tulus dan kekanak-kanakan:
  • Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara): 
  • Umumnya hebat di permukaan:
  • Mudah berteman dan menyukai orang lain: 
  • Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian:
  • Menyenangkan dan dicemburui orang lain:
  • Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam): 
  • Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan:
  • Menyukai hal-hal yang spontan: 
  • Suara dan tertawa yang keras (terlalu keras):.
  • Membesar-besarkan suatu hal/kejadian:
  • Susah untuk diam:
  • Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka nge-Gank):
  • Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele:
  • RKP! (Rentang Konsentrasi Pendek): 
  • Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias)
  • Mudah berubah-ubah:
  • Susah datang tepat waktu jam kantor:
  • Prioritas kegiatan kacau:
  • Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas:
  • Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya:
  • Egoistis:
  • Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yg sama:
  • Konsentrasi ke "How to spend money" daripada "How to earn/save money":  
 Bagaimana apa termasuk dalam ciri-ciri pribadi anda?

Emosi si sanguinis
Berikut beberapa kekuatan emosi dan kelemahan emosi orang sanguinis:
Kekuatan Emosi
  • Kepribadian menyenangkan
  • Suka bicara dan bercerita
  • Menghidupkan suasana pesta
  • Selera humor yang baik
  • Ingatan akan warna
  • Antusian dan ekspresif
  • Ceria dan selalu gembira
  • Penuh rasa ingin tahu
  • Bermata lebar dan polos
  • Hidup dimasa sekarang
  • Sikapnya mudah berubah
  • Berhati tulus
  • Kekanak-kanakkan
Kelemahan Emosi

  • Suka bicara
  • Membesar besarkan
  • Menyukai perincian
  • Susah mengingat nama
  • Membuat orang lain takut
  • Sebagian terlalu bahagia
  • Energi yang tak mau diam
  • Egoistis
  • Suka mengeluh
  • Kekanak-kanakan
  • Suara dan tertawa keras
  • Dikendalikan keadaan
  • Mudah marah
  • Tampak palsu bagi sebahagian orang
  • Tidak pernah dewasa
Kalian semua pasti pernah menemukan teman dengan tipe sanguinis ini atau mungkin saja andalah orang itu tetapi anda belum menyadarinya selama ini. Saya adalah melankolis sempurna ketika tipe sanguinis menjadi teman sekelasa saya atau menjadi teman saya kami tidak terlalu cocok (karena sifat kami yang bertolak belakang) bahkan kami melankolis suka mengkritik mereka sementara mereka biasa menyebut kami dalam sebutan "GHOST" haha....  kita mempunya kelemahan masing-masing si sanguinis suka Menceritakan kembali kisah atau insiden untuk menghibur orang lain, tanpa menyadari bahwa dirinya sudah menceritakannya beberapa kali sebelumnya, terus menerus memerlukan sesuatu untuk dikatakan (Mengulang-ulang). orang sanguinis suka pamer dan berisik, perspektifnya sederhana dan kekanak-kanakan, kurang bijaksana atau pengertian tentang tingkat kehidupan yang lebih mendalam (Naif) saya pikir setiap orang menyebut "saya orangnya simple" adalah tipe ini. Tapi pribadi yang berani bicara dan periang ini kadang-kadang juga membuat iri, mereka begitu banyak  teman dan selalu sukses untuk jadi populer diberbagai tempat.

 beberapa tulisan di ambil dari:
http://bluestar1829.multiply.com/journal/item/11/Kepribadian
dan
http://sahabatjiwa.multiply.com/journal/item/6/Sanguinis_Melankolis_Koleris_atau_Plegmatis_ya

28 Agu 2010

Perfect Melancholy ( bagian 2 )

  • Indigo
Indigo adalah anak yang menunjukkan seperangkat atribut psikologis baru dan luar biasa, serta menunjukkan sebuah pola perilaku yang pada umumnya tidak didokumentasikan sebelumnya. kemungkinan besar berarti menciptakan ketidakseimbangan dan frustasi dalam benak dari kehidupan baru yang berharga ini.Juga disebut “Children of the Sun” oleh para ahli dari Amerika Atau disebut juga sebagai “Millennium Children”.

beberapa ciri-ciri anak indigo:
1.Lebih dewasa dari anak-anak lainnya.
2.Mengerti jika dirinya layak untuk berada di dunia
3.Frustasi dengan sistem yang sifatnya ritual dan tidak kreatif.
4.Sebagian besar adalah orang yg menimbulkan rasa tidak nyaman.
5.Punya empati yang kuat terhadap sesama, atau tidak punya empati sama sekali.
dll

ciri-ciri indigo dewasa:
1.Mereka pintar walaupun tidak selalu berada di tingkatan paling atas.
2. Punya hasrat yang membara untuk merubah dunia, tapi kesulitan menemukan jalurnya.
3.Frustasi dengan budaya tradisional.
4.Punya masalah dengan amarah.
5.Muak dengan sesuatu yang berulang-ulang.
dll
http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=10142

Tentu saja aku tidak terima keluarga besarku menyebutku Indigo hanya karena pohon manggis itu. Saat itu aku sama sekali tidak mempercayai hantu dan setan, yang kulukis itu sama sekali bukan teman bermainku, seperti yang dikatakan orang-orang udik di kampungku. Kalaupun ada yang mendapatiku berbicara sendiri, huff... bukankah anak-anak memang sering berbicara sendiri sama seperti anak kecil yang bicara dengan bonekanya, tapi waktu itu aku berbicara dengan imajiku, berbicara bersama pikiran-pikiranku yang melesat seperti  samabaran petir. Kalaupun mereka melihatku tidak berbaur dengan anak-anak lainnya, mecari sudut diantara keramaian sampai membuat Ibuku menatapku kasihan di sudut kelas. Bukan karena aku minder atau karena aku tidak ada yang mau berteman denganku, tapi aku benci tingkah anak-anak itu. Dan itu hakku kan? mereka suka tertawa keras sekali sekaligus bisa dengan gampang menangis tidak kalah keras dari bel sekolah. Orang dewasa juga tidak kalah menggelikan.


Tapi setelah membaca buku tentang ciri-ciri anak Indigo, bisa dibilang mereka tidak salah mengecapku indigo akan tetapi bukan indigo seekstrem perkiraan mereka yang bisa melihat makhluk gaib (aku sama sekali tidak mempunyai kemampuan khusus itu) ya ya sampai saat ini aku berusaha keras mengingat "apakah aku benar-benar pernah berbicara dengan makhluk gaib?" sampai pening kepalaku juga aku tidak bisa menjawabnya. Kalaupun waktu kecil aku pernah merasakan sesuatu yang terus berbicara padaku/ mengarahkanku itu tidak lain adalah pikiranku sendiri.


Sejak pindah ke Pagar alam ada yang berubah dari prilakuku. Aku berontak pada hidup. Aku hanya berusaha berkreativitas dengan lukisanku tapi disebut Indigo oleh semua orang. Sebenarnya tidak masalah dengan sebutan indigo itu (saat itu aku juga tidak terlalu paham apa itu 'indigo'?), tapi kalau tiba orang-orang udik ini menyebutku  telah berteman dengan setan dan aku punya indera ke-6 dan disejajarkan dengan para dukun-dukun yang suka bersemedi itu tambahanlagi teman-teman sekelasku ngibrit ketakutan ketika melihatku tentu itu membuat posisi keluargaku semakin tidak nyaman.  Sejak pohon manggis itu tumbang maka tumbang juga keinginanku untuk melukis. Sejak aku pindah sekolah di kelas V, aku benar-benar tidak menginginkan sekolah lagi. tapi bagaimanapun aku harus sekolah. Jika tidak aku akan mempermalukan orang tuaku lagi di tempat yang baru ini.

Di sekolah baruku aku tidak mengalami kesulitan yang berarti hanya saja aku tidak menemukan tempat khusus untuk berbincang-bincang bersama Imaji.Helin, Pajrin, Intan, Ayu, Debbi mereka mamasukanku dalam daftar 6 sahabat Tentu saja aku tidak mengerti kenapa aku bisa masuk dalam daftar cewek-cewek populer di sekolah *??* dan aku juga tidak mengerti tiba-tiba ditunjuk jadi tim lomba Voli sekota pagaralam, padahal aku sama sekali tidak bisa mengendalikan bola mencapai Net. Aku sama sekali tidak menginginkannya. Terlalu menjadi pusat perhatian? Aku membenci itu. Tapi, mereka semua sangat baik untuk ku benci seketika. Walaupun aku benci sekolah tapi prestasiku tidak terlalu buruk di sekolah itu. ya ya tidak sebaik dulu. Awalnya aku tidak pernah menganggap penting persahabatan kami berenam. Mereka hanya senjataku untuk bisa diterima dilingkungan sekolah *mereka tidak tahu ini*. Mereka anak-anak luar biasa *soalnya aku menebut diriku biasa*. Karena mereka, pertama kalinya ada teman sekolahku mampir ke rumah. Mereka bermain Barbie di rumahku hampir setiap hari *sangat tidak menarik* aku memperhatikan anak-anak ajaib ini bermain barbie. Aku memilih bagian membuat baju Barbie, aku mendesign baju-baju mini itu. Kata Ayu aku berbakat menjadi Designer. Sejak itulah kalau ditanya cita-cita oleh guru aku akan menjawab Designer. Di sekolah sebelumnya aku pernah ditertwai ketika ditanyai cita-cita maka aku akan menjawab  mengelilingi dunia dengan menggunakan sayap sendiri, Menjelajahi dasar samudera dan luar angkasa Dan tentu saja mengubah dunia itu impianku sekaligus menjadi cita-citaku dan aku masih punya ratusan Impian lagi yang kutulis dalam sebuah jurnal harianku. Aku sangat tertekan menjawab 'DESIGNER'.Dikemudian hari aku menyadari ke lima sahabatku itu adalah mentorku yang luar biasa. Mereka bersedia meminjamkan penanya ketika penaku hilang. Mereka tidak pernah marah padaku ketika aku bertingkah menyebalkan. Mereka menghargai semua pemikiran orang lain. aku berbeda


Entahlah ini ada hubunganya dengan melankolis sempurna atau tidak. Sejak kecil kira-kira umur 4 tahun. aku telah membuat keputusan menyukai sabun mandi berwarna putih *Poeng!!!*. hahaha... pokoknya sperti itulah. Ini pertama kalinya aku menceritakan kebiasaanku ini. Tapi, sumpah aku tidak akan memakai sabun mandi dengan warna lain walaupun terlihat aneh tapi Ibuku menuruti itu. Bisa dibayangkan demi mengurusku ibu mengalami sedikit kesulitan hanya untuk membeli sabun mandi. Kalau bermalam di rumah saudara lainnya, Ibuku harus membawa sabun mandi yang saharusnya tidak perlu dibawa. Sekarang aku tidak keberatan lagi memakai sabun mandi dengan warna apapun bila berada dirumah orang lain. Aku belajar mengendalikan kebiasaanku yang aku tidak tahu berawal darimana. Tapi, sampai sekarang kalau dirumah aku menggunakan sabun mandi secara terpisah dari anggota keluargaku lainnya. Pernah aku merasakan perasaan tidak diterima dikeluarga sendiri, tetapi menyaksikan mereka tidak keberatan memakai sabun mandiku. Hanya aku yang menolak warna sabun mereka dan hanya aku yang menyebut sabun mandi dirumah dengan sebutan Sabun mandiku.

Aku mengatur semua barang dikamarku menurut struktur imajinatif yang kubayangkan. Aku tahu persis bila ada barang yang tidak sesuai dengan tempatnya dikamarku, Jika ada orang yang merasa susunan barang dikamarku tidak tepat maka dia mencoba memperbaikinya, maaf sekali aku akan memarahinya habis-habisan. menurutku sikap seperti itu sama saja dengan mengkritikku dan aku tidak suka dikritik.

  • Posesif
Posesif adalah orang menguasai orang lain. mengapa aku bisa jadi posesif? tentu saja karena sifat dasarku adalah melankolis sempurna. Jadi sebenarnya banyak orang yang tidak kuanggap penting dalam hidupku. Tapi ketika aku merasa mereka penting maka timbulah rasa posesifku. Meminta mereka melakukan apa yang kukehendaki, tanpa merasa bersalah.Aku tidak mau tahu tentang apapun yang ingin mereka katakan padaku, tapi aku selalu mendapati mereka ingin melarikan diri. Kadang-kadang semua itu membuatku kebingungan sendiri.

Sebenarnya perlu waktu lama untuk bisa menilaiku sebagai orang yang posesif sobat SMAku (Sri) yang menilaiku posesif dan berujung dia ikut-ikutan posesif terhadapku. Tapi, aku bukan sahabat yang buruk juga baginya buktinya selama di SMA kami duduk satu meja 3 tahun, beberapa orang iri melihat betapa akrabnya kami, bahkan ada yang seenaknya mengatai kami lesbi.

Orang kedua yang menilaiku posesif (tidak perlu kusebutkan namanya). Dia sekaligus menjadi orang pertama yang berani-beraninya mengusik duniaku. Dia meneror pikiranku tiap detik. Mengendap-endap memasuki wilayah kehidupanku kemudian menyatakan keinginannya bisa hidup di dunia yang sama denganku. Cukup lama aku membiarkannya berkeliaran di duniaku, tetapi semakin lama dia semakin berisik untuk tinggal di duniaku yang begitu hening. Dia juga punya pemikiran yang dangkal, berbeda dengan para Melancholic yang mendalam. Apalagi dia mulai mencoba mengubah duniaku dengan dalih memperbaiki (memperbaiki? maksudanya ada yang salah dengan duniaku gitu?) . Tidak. tidak ada yaang salah dengan duniaku, yang salah adalah kenapa semua orang tidak sama denganku!!!

Orang ketiga yang menilaiku posesif adalah sobatku di facebook Canniball (bkn nm sbnarnya hihi...). Dalam waktu singkat bahkan belum pernah bertemu -entah asal bicara atau serius- dia seenaknya menempelkan kata posesif dikeningku. Bahkan dia menjelaskan arti kata posesif dengan sempurna menurutku. Dikemudian hari aku tahu dia juga Perfect Melancholy dan dia juga posesif (bahkan lebih parah dariku).
hmmmm.... sudah lama aku ingin menemukan orang yang sama sepertiku.Kami bersahabat. Sama seperti persahabatan pada umumnya. Kami meributkan hal-hal yang sepele.Kami Melankolis bisa menyukai sesuatu secara berlebihan dan membenci sesuatu secara berlebihan. Aku dan cannibal juga punya kesukaan yang sama. Ada juga kesukaanku yang tidak disukainya dan sebaliknya, kemudian kami akan meributkannya setiap hari. Aku pikir melankolis laki-laki dan perempuan berbeda ternyata tidak juga. Cannibal memahami drama sorry.. I love u, A love to kill, can and abel dll secara berlebihan bahkan mungkin lebih paham dari penulisnya. Kami para melankolis mampu menangis berulang-ulang hanya karena drama itu. Beberpa kali kami mengalami kejadian penting secara bersamaan (entah itu kebetulan atau apa). Walaupun kami tidak saling menyapa lagi, Cannibal adalah mentorku juga sama seperti kalian.

  • Sifat Melancholic dan mentor-mentor terbaik
Sesungguhnya semua orang yang ada dalam tiap detik kehidupanku adalah mentorku. Tapi memang ada yang lebih spesial dari yag lainnya. Kalau ada kesempatan aku akan menulis Part 3 khusus untuk para mentorku ini. Mentor terbaikku adalah Ibuku. Kdrama, Jdrama, Mdrama, film2 inspiratif, novel, buku-buku lainnya adalah mentorku. Orang-orang yang melewatkan waktu bersamaku adalah mentorku. Semuanya menjadi inspirasi terbaikku, bahkan mungkin sebagian menuntutku. Semua itu membuat sifat melankolisku telah terjadi kombinasi. kombinasi lain yang tidak alami. Jadi, perfect Melancholy itu mungkin tidak 99% lagi apalagi stempel indigo itu tidak ada lagi (bahkan beberapa dari mereka telah lupa pernah mengataiku indigo)